Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Tuesday, March 17, 2009

kenali aku .

Aku suka celana jeans
Aku benci rok
Aku suka cermin
Aku benci jam
Aku benci lama
Aku suka marah
Aku suka hitam
Aku benci pink
Aku suka mawar putih
Aku benci malam hari
Aku suka dini hari
Aku suka pukul dua pagi
Aku suka kopi tanpa gula
Aku suka hujan
Aku suka hujan deras
Aku benci gerimis
Aku suka tanah basah
Aku suka wangi tanah setelah hujan
Aku suka bau hutan
Aku suka suara hutan
Aku suka alam
Aku suka daun
Aku benci dingin
Aku benci panas
Aku benci hangat
Aku suka air
Aku benci cincin
Aku suka kalung
Aku benci anting
Aku suka gelang kaki
Aku suka bulutangkis
Aku benci basket
Aku suka bola
Aku benci futsal
Aku benci renang
Aku benci billiard
Aku benci janji
Aku suka gelap
Aku benci lilin
Aku benci kata ‘serius’
Aku benci 23
Aku benci tahun baru
Aku benci ulang tahun
Aku benci kebahagiaan
Aku suka kehidupan
Aku suka menungguu
Aku benci piknik
Aku suka perjalanan
Aku suka sendiri
Aku benci menyendiri
Aku benci SMA
Aku suka SMP
Aku suka pipi
Aku suka lesung pipi
Aku benci ciuman di pipi
Aku suka bercanda
Aku suka bercanda berlebihan
Aku benci bercanda serius
Aku benci berlebihan
Aku suka memancing
Aku suka sungai
Aku suka air terjun
Aku benci kolam
Aku benci ikan air tawar
Aku suka ikan laut
Aku benci pantai
Aku benci pasir putih
Aku suka laut
Aku benci lembah ugm
Aku benci sakit
Aku benci game
Aku suka ular
Aku benci ulat
Aku benci kambing
Aku benci nasi
Aku benci unggas
Aku suka menangis
Aku suka mengeluh
Aku benci mengemis
Aku suka munafik
Aku benci orang munafik
Aku benci pembohong
Aku benci pecundang
Aku benci penakut
Aku suka pemberani
Aku benci sok berani
Aku suka menunggu
Aku suka wanita seperti ibu
Aku benci wanita sepertiku
Aku suka pria bukan seperti bapak
Aku suka pria lembut
Aku benci wanita manja
Aku benci mama
Aku suka ibu
Aku suka melamun
Aku suka asam
Aku benci pahit
Aku benci manis
Aku benci rindu
Aku benci akhir cinta
Aku benci pilot
Aku benci cerutu
Aku benci jaket jeans
Aku benci harapan
Aku benci minyak rambut
Aku benci Tukul
Aku suka Nichole
Aku suka Revanno
Aku benci sinetron
Aku suka film india
Aku suka lagu Indonesia
Aku suka Idonesia
Aku suka Bantul
Aku suka barat
Aku benci timur
Aku benci kanan
Aku suka kiri
Aku benci mengalah
Aku benci ditemani
Aku benci mimpi indah
Aku suka mimpi buruk
Aku benci sejarah
Aku benci masa depan
Aku suka kekinian
Aku benci kenangan
Aku benci diingatkan
Aku benci mengingat
Aku benci teringat
Aku suka diingat
lanjut, juragan !!!

Sunday, March 15, 2009

menulis

Tulisan yang dipaksa ternyata tak bisa digunakan untuk mengungkapkan pikiran seseorang secara murni dan utuh–ya iya lah-. Biasanya ketika seseorang ingin belajar menulis atau ketika ia mulai tertarik untuk menulis, akan muncul begitu banyak kata-kata yang sekiranya dianggapnya langka maupun imajinasi-imajinasi yang begitu menggoda untuk dituliskan. Sayangnya tidak semua penulis mempunyai kontrol yang baik untuk mengatasinya dan ini merupakan salah satu hal yang susah dihindari oleh para penulis pemula. Scara juga masih pemula?!

Bagaimana menyalurkan aspirasi-aspirasi tersebut dengan benar?

Saat seorang penulis mengistirahatkan pikirannya di waktu malam, dapat dipastikan ia akan bangun lagi dan mulai menyalakan komputeruntuk menulis lagi, meskipun sebelumnya ia sempat menghabiskan waktu berjam-jam di depannya. Pasalnya pikiran-pikiran unik itu baru akan muncul saat otak merasa tenang atau saat penulis mengalami suatu kejadian menarik. Namun yang paling mengganggu adalah jika pikiran-pikiran tersebut datang di saat-saat akan tidur, sehingga timbul angan-angan yang begitu memaksa penulis untuk segera menyalurkan apa yang ada dalam pikirannya. Apalagi ketika tulisan tersebut belum terselesaikan, maka akan semakin kuat pula keinginan untuk melanjutkannya.

Mengapa?! Karena apabila pikiran-pikiran yang bersliweran ini tidak cepat-cepat dituangkan rasanya tidak ada kepuasan tersendiri dan bisa jadi membuat tidur tidak pulas.

Namun sesungguhnya justru yang seperti ini yang merusak jalan pikiran penulis. Sebab tulisan tersebut sebenarnya bisa dibuat lebih maksimal. Otak cenderung dipaksa untuk terus berpikir melewati setiap alur dengan beberapa lekuk konflik dan pemecahannya yang tentunya harus dikemas secara menarik. Tetapi ide-ide legit pemaksa tadi tidak seutuhnya bisa dipercaya karena terkadang membuat penulis begitu terpacu sehingga harus memaksakan tulisannya atau malah bercampur dengan ide yang lain yang pada akhirnya membuat penulis menemui jalan buntu untuk mengkhatamkan tulisannya.

Otak seharusnya diberikan kebebasan untuk berimajinasi –tapi jangan asal-. Alur yang ditulis tidak cukup hanya sekali ketik. Ada hal lain yang harus dipikirkan masak-masak untuk jalan cerita sesudahnya.

Sebenarnya semua kembali lagi pada masing-masing orangnya. Tapi jika dilihat lebih jauh, memang, tulisan yang dipaksa berkesan seperti dibuat-buat sehingga tidak dapat menampakkan karakter asli penulis dan suatu saat penulis akan merasa tidak puas dengan tulisannya jika ia menemukan ide lain yang ternyata jauh lebih menarik. Penulis akan berusaha keras bagaimana untuk mengganti tulisanya dengan apa yang ada di kepalanya sekarang. Parahnya lagi, ketika metode seperti itu tetap diterapkan, penulis akan mudah lupa dengan isi tulisan yang pernah dibuatnya.

Hho. Ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi. Sampai sekarang juga masih pengen bisa nulis tapi belum bisa-bisa. Masih terus belajar..

lanjut, juragan !!!

Saturday, March 14, 2009

tips abstrak buat yang patah ati..

Pernah mutusin pacar? terus bis itu ngrasa kecewa?
Atau malah diputusin pacar?
Hadoh..

Kadang rasa kecewa habis mutusin mantan ato rasa sakit karena diputusin emang sering ganggu banget buat nglanjutin idup kita yang emang pada keyataannya uda nggak sama-sama dia lagi.

Okelah, untuk case pertama. Kamu mutusin mantan cuma karena masalah sepele dan ternyata setelah itu kamu ngrasa kecewa uda mutusin dia,, Apa kamu bakal ngajak dia balikan lagi? Kalo iya aku bakal ketawa agak kenceng, terus kenceng, terus kenceng banget.. cx
Malu lah,, gengsi. Masa baru kmaren bilang A skarang bilang B? Ya iya, sih, cinta emang nggak kenal gengsi. Kalo masi cinta kenapa musti pakek malu… Tapi paling tidak kita menjaga harga diri lah di depan mantan. Tahan dulu beberapa waktu dan pikir pikir lagi apa untung dan ruginya kalo kita balikan sama mantan. Kalo emang nggak bisa idup tanpa dia ya uda, ajak balikan. Tapi kalo nggak ya baguslah!xp
Dan satu tapi lagi. Jangan terus berpikir positif dia mau nerima kamu,, siapa tau dia malah hepi bwanget diputus kamu?? Liat juga perasaan dia yang sekarang kae gimana,,


Tros, kalo kamunya nih yang diputusin sama mantan… Yang suakit bwanget cuman karena kamu masih sayang, masih cinta sama, masih pengen sama dia,, Emmmm… Susah emang,
Apalagi kalo kayaknya hubungan kalian tu baik-baik terus, jarang ada masalah, uda ngrasa saling cocok, bahkan putuspun dengan baik-baik hanya karena masalah segedhe upil tengu,,, aduh,sakiiiiiiiiittttt,,,,,,,
Tapi bukan berarti selamanya bakal kek begitu kan??

Nih tips2 dari saya ..
1. Nangis yang banyak. Boleh lah satu dua hari ato sampe empat hari kamu nangisin dia. Luapin semuanya dari A sampe Z. Apapun. (Tapi jangan nyalahin kalo mata kamu jadi kae baso tenis)
2. Trus kalo uda ngrasa puas nangis, coba mandi keramas (sambil nangis lagi jugag boleh). Tapi habis mandi kudu diem, cup.
3. Tutup mata,tarik nafas panjang, melek, hembusin. Tanemin dalam ati : dia udah pergi,
4. Malem harinya kamu cari waktu buat sendiri aja ke suatu tempat, bisa di tempat ngopi ato di makam kalo mau. Biarkan diri kamu merasa kalo udah bebas, da lepas. Biarin diri kamu sadar kalo kamu uda sendirian sekarang. Bicaralah pada pikiranmu untuk berhenti memikirkannya.
5. Coba berpikir dewasa. "Halah, cuman dia. Brarti emang bukan buat aku." atau "Masih sakit dewi persik ma saipul jamil ah, sampe cere padal uda lama gitu."
6. Pulang ke rumah. Tidur. sebelum tidur matiin lampu, berdoa sama Tuhan, yakin kalo ini jalan terbaik.. Ada rencana besar dibalik sakit hati yang luar biasa itu.
7. Mau benci sama mantan ato mau baik2 aja, itu sih terserah. Yang jelas kurangin intensitas buat mikirin dia. Perbanyak solat malem, curhat sama Dia.
8. Maen sama temen. Satu aja dulu. Kalo bisa yang sejenis kelamin. Critain semuanya, karena aku yakin banget sahabat sejenis kelamin ini mau dengerin semua uneg2 kita dan ngasi solusi yang ok.
9. Maen sama temen2. Cari tempat yang oye. misal naik gunung ato panjat tebing. ato malah gali sumur. pokoknya gerak dalam suatu kegiatan yang melibatkan banyak temen.
10. Masi inget juga? Kalo iya, coba cari tau lagi tentang mantan. Bukan cari tau tentang perasaan dia ke kau sekarang kek gimana, tapi cari tau apa keburukanya selama ini yang kamu nggak tau. usaha buat mule ngebenci dia. benciin aja, it's okay. tapi tetep berteman. Noh, piye kui?? benci tapi teman. anggap aja dia 'kejem'. adil pan?
11. lirik orang lain. usahain kamu mule suka sama orang lain. sebatas sukak aja dulu, jangan lebih. biar otak kamu beralih ke dia. tapi ingt, jangan cari pelarian..
12. perbaikin diri, perbaiki penampilan. semua harus gress. biar mantan nggak bangga karena liat kamu kusut habis diputusin dia. sorryyyyyyy.....
13. Lupain dia. Jangan ngajak balik. Orang dia yang minta putus? berarti itu maunya dia dong? masa kita ngrengek2 ngajak balik..
14. Bersemangatlah. cinta masih panjang. jalan hidup masih sangat panjang dan penuh liku. ini bukan akhir dari segalanya. bangkitlah. berjuanglah. hidup kita bukan cuma buat cinta, tapi juga buat makan. hadoh..
15. Yakinin diri kamu : KAMU BISA HADAPIN MASA2 INI.


Uda. abstrak bukan? hahahaha.
Gimana ya? Dua-duanya sama2 sulit, sih. Tapi kalo kita yakin kita bisa lalui itu pasti sembuh jugag kok.

lanjut, juragan !!!